Photo

Poundsterling Menguat, Rupiah Justru Turun

by Wida Yodik

Nilai tukar rupiah dalam perdagangan hari ini melemah cukup banyak atas dolar Amerika Serikat (USD) hingga ke level Rp13.300/USD. Anjloknya rupiah ini terjadi ketika poundsterling tercatat menguat terhadap USD. Rupiah bergerak dalam range Rp13.274-Rp13.337/USD.

Data Bloomberg memperlihatkan rupiah melemah di level Rp13.314/USD jika dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.284/USD dalam kisaran Rp13.287-Rp13.325/USD. Data di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tercatat rupiah berhenti pada level Rp13.299/USD. Ini lebih buruk dibanding kemarin yang ada pada level Rp13.278/USD.

Reuters  pada Kamis (27/4/2017) melaporkan poundsterling naik sekira 0,5% ke level tertinggi selama 7 bulan di atas 1,29 per USD, yang juga terbantu pelemahan USD serta jajak pendapat yang menghasilkan Perdana Menteri Theresa May menginginkan Pemilu digelar bulan Juni.

Poundsterling tercatat naik 4 sen ketika May mengumumkan pemilihan, walau begitu investor agak tak yakin menaikkan poundsterling lebih jauh dan kenaikan tertinggi di hari Kamis hanya sekedar di atas pekan yang lalu.

Poundtserling atas USD sempat naik sepertiga persen ke 1,2891, pasca mencapai nilai tertinggi pada level 1,2917 di awal perdagangan London. Mencatatkan kenaikan 0,4% ke 84,56 pence per euro, nyaris setengah persen dari level tertinggi intraday di sesi sebelumnya.

Merrill Lynch Kamal Sharma selaku Ahli strategi Bank of America mengatakan bahwa putusan May memperlihatkan penurunan tekanan terhadap poundsterling, sehingga jelas bisa menguntungkan dari arus pajak yang umumnya akan membuatnya semakin tinggi di bulan April.

Related Articles